Sesak nafas atau kesulitan bernafas dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Ketika terjadi, hal pertama yang harus dilakukan ialah memanggil ambulans agar pasien dapat segera ditangani. Namun jika keadaan sudah terlihat parah, segera lakukan pertolongan pertama pada sesak nafas.

Pertolongan Pertama Pada Sesak Nafas

Image Credit: Livestrong

Sangat normal bagi seseorang untuk kehabisan nafas ketika sedang melakukan aktifitas berat. Namun, jika Anda tiba-tiba sulit bernafas tanpa ada alasan yang jelas, maka waspadalah. Bisa jadi sesak nafas terjadi akibat kondisi kesehatan yang kurang stabil. Tak hanya itu, ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya penyebab terjadinya sesak nafas, di antaranya yaitu:

  • Asma
  • Bronkitis
  • Pneumonia
  • Anemia
  • Kanker Paru-paru
  • Reaksi Alergi
  • Obesitas
  • Hipertensi
  • Serangan Jantung

Gejala Sesak Nafas

Jika tidak yakin yang Anda alami itu ialah sesak nafas, kenali tanda dan gejala yang terjadi.

  • Bernafas menjadi tidak nyaman
  • Nafas terasa pendek
  • Tidak bisa menghirup udara yang banyak
  • Merasa seperti tercekik, lemas, dan sesak.
  • Lalu apa yang harus dilakukan ketika sesak nafas terjadi?

Pertolongan Pertama Pada Sesak Nafas

  • Segera Telpon Nomor Darurat

Tindakan ini merupakan hal yang paling penting ketika terjadi sesak nafas. Segera lakukan panggilan menuju nomor darurat, baik itu ambulans atau rumah sakit, agar segera mendapatkan pertolongan. Sembari menunggu pertolongan datang, lakukan beberapa hal pada poin-poin setelah ini.

  • Jangan Panik

Kepanikan hanya akan menyebabkan seseorang untuk mengambil nafas dengan terburu-buru. Tetaplah tenang dan bernafas secara pelan-pelan. Anda dapat melakukan teknik pernapasan dengan paper bag untuk mengembalikan pola nafas seperti semula.

  • Lepaskan Atribut Yang Ketat

Pasalnya, pakaian atau aksesoris yang ketat dapat mempersulit seseorang untuk bernafas. Jika memang ada atribut ketat yang sedang dikenakan, segera lepaskan.

  • Gunakan Alat Bantu Pernafasan

Jika memang memiliki histori asma, segera ambil alat bantu pernafasan untuk memperbaik keadaan.

  • Terus Monitor Denyut Nadi

Sembari menunggu datangnya pertolongan, teruslah memeriksa pola pernafasan korban dan juga denyut nadinya. Sangat dilarang untuk berasumsi bahwa kondisi seseorang membaik karena pola pernafasannya sudah terdengar normal.

  • Jika Ada Lubang Luka Di Leher atau Dada, Segera Tutup

Jika ada luka yang terbuka pada area leher atau dada, area tersebut harus segera ditutup. Agar luka tetap steril, gunakan perban seperti hansaplast atau sejenisnya.

Pantangan Saat Melakukan Pertolongan Pertama Pada Sesak Nafas

  • Memberikan makan atau minum
  • Menggerakan individu yang terkena sesak nafas ketika ada luka yang terbuka
  • Menaruh bantal di bagian bawah kepala. Tindakan ini justru akan mengganggu proses pernafasan
  • Menunda-nunda untuk memanggil pertolongan dari pihak profesional hingga keadaan korban membaik

Apa Yang Terjadi Jika Penanganan Sesak Nafas Terlambat?

Apabila tidak ada pertolongan pertama pada sesak nafas selama 5 menit, otak akan kekurangan oksigen dan berakhir kematian. Oleh karena itu, lakukan pertolongan pertama secepat mungkin dan jangan menunda ketika memanggil nomor bantuan darurat. Setiap detik yang terjadi pada kejadian sesak nafas sangat krusial.

Sumber:

NHS Choice

WebMD

MedicineNet